Benarkah dirimu menyaru hujan?

Padahal sudah lama awan senja terbenam
Saat malam tiba seperti teman dekat dengan sapa hangat
Membawakan mimpi - mimpi dalam erat tangan menggenggam
Bekal esok, perjalanan panjang bermandi keringat

Jangan katakan ini malam berwajah sunyi
Terang bulan dan gemerlap bintang tak terlihat
biarkan saja ! jika pelita kekal abadi
Dalam hati, permata yang terpahat

Puntung ini pahit, dan kopi terlanjur dingin
Rebah tubuh di tanah, atapnya angkasa yang tak ramah
Hanya gema, seiring bibir membeku tertiup angin
Terbang jauh, bersama asap juga suara dalam lidah

Langit mendung berwarna hitam campur merah
Bergelayut mesra di ujung tatapan mata sembab
Mungkin benar rintik hujan baru saja tumpah
Laksana diri, Aku menangis tiada sebab

Untuk rinduku ini yang selalu tertahan
Dan alamat batin yang tanpa tuan
Sungguh! jika jejakmu hilang terhapus hujan
Maka biarlah badai ini mengamuk dalam pikiran juga perasaan

29 komentar:

- Tampilkan/Sembunyikan Seluruh Komentar -
irmasenja mengatakan...

keren sob,...

untuk rinduku yg slalu tertahan,
dan alamat bathin yg tanpa tuan.....

bait terakhirnya mmmenjawab segala tanya di awal puisi ini,tentang kerinduan yg sarat...
rindu memang terkadang menggelisahkan sahabat..
semoga rindumu menemukan muaranya ^_^

dian mengatakan...

kopi terlanjur dingin... hehehhe
salam kenal... nice poem!
:)

Opung mengatakan...

Its a good poetry. Keren sob dalem bgt ya. Pengalaman siapa nih sob?

narti mengatakan...

koq sedih sh?

sda mengatakan...

kemanakah dia yang dimaksud?
ketemuan dong!
hehe...biar happy ending...

NURA mengatakan...

salam sobat
wah puisinya siip banget
saya suka yang
rebah ditanah, atapnya angkasa yang tak ramah.
salam kenal sobat
trims kunjungannya di jauuh sana.

Laksamana Embun mengatakan...

Berkunjung buat pertama x nya...

Lam knal ,,,

the sun shine mengatakan...

wow, puitis..

ipin mengatakan...

sob suara hatinya bagai puisi, indah, teratur kata-kata bak pantun.bisa aja nih buatnya...

jho mengatakan...

Gretzzz Poetry sob. jd ikut sedih :D

aephobia mengatakan...

@ irmasenja
trims sahabatku ^_^
setuju ! iya mudah2an ya sob...

@ dian
trims n salam knal jg dariku ^_^

@ opung
trims sahabatku
hehehe...jadi malu, ini pengalaman diri sendiri sob

@ narti
iya nih :(
ga tau knpa...

@ sda
ide bagus sahabatku
nnti dipikirkan lagi, trims masukannya, brrti bgt untukku ^_^

@ nura
alhamdulillah sahabatku, trims ^_^
salam knal jg sob

@ laksamana embun
trimz dah mau mampir, besok2 datang lgi y ^_^
salam kenal jg sahabatku

@ the sun shine
trims sahabatku

@ ipin
sgitunya sob ^_^ hehehe
trims y sob

@ jho
trims sahabatku
maaf y sob jika suara hatiku bkin kmu ikut jg brsedih
sngguh aq ga brmksud...
trims dah mau mampir ^_^

moenas mengatakan...

kunjungan pertama kali,,,
mantabbb brow tetap semangat ya

tito mengatakan...

indah sekali kata-kata nya, puisi n syair yang bagus, tetap semangat! :)

RifkyPanzer™ mengatakan...

nice poet!

ivan kavalera mengatakan...

kunjungan budaya ke web puitikamu, sobat. mantap. keren.

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

sungguh ini puisi yg sangat indah...

medica mengatakan...

PUISI YANG BAGUS KAWAN............PASNG BALIK YA LINK AQ..........

aephobia mengatakan...

@ moenas
trims sudah mampir sahabatku
ya kita harus tetap smngat \m/

@ tito
trims om tito
brarti bgt buatku ^_^

@ rifky
yippy !!!
trims dah brkunjung

@ ivan
alhamdulillah sahabatku...
trims ya...

@ wilyo
hehehe...trims shbatku ^_^

@ medica
trims ya
siap!!! juragan...hehehe ^_^
secepatnya aku pasang

javabis99 | Bisnis Online n Hobby Blog mengatakan...

wah puitis banget deh, salam blogger

ryva mengatakan...

puisinya bagus banget sobat, salam kenal dari q jgn lupa mampir balik ya

Rkeyla mengatakan...

waw...puisinya menyentuh bgt kawand

Aulawi Ahmad mengatakan...

hebat dan sungguh kompleks uraian kata2 bermakna dipuisimu, suka banget dgn ungkapan jika jejakmu hilang terhapus hujan :)

yanuar catur rastafara mengatakan...

aq suka hujan
hehehehe

tukang sapu radio mengatakan...

sayang nya saya nggak terlalu ngerti puisi dan sastra.

sanganam.com mengatakan...

aku tidak menyaru hujan.... tidak pula mengharap hujan.... bahkan sedetikpun tk terfikir tuk menggerayang hujan........ apa lcur aku kehujanan diperjalanan

Rossy R mengatakan...

Keren puisinya

NURA mengatakan...

saam sobat
malam berwajah sunyi, seperti apa ya,
trims kunjungannya ke S.A

albertus goentoer tjahjadi mengatakan...

malam mas... apa kabar? aku baik kok... moga demikian juga dengan mas... maafkan aku krn juga jarang mampir...

Aulawi Ahmad mengatakan...

halo bro, sori baru bisa bales kjgn :) lama juga tak main kesini :)

Poskan Komentar

" Komentar dari anda akan sangat berarti bagi saya ... "

- aephobia © 2008 | Diberdayakan oleh blogger -