Tentang do'a

Apabila malam sesaat sirna
Dan rembulan terlelap tidur di pagi buta
Dengan segaris senyum kujelang siang yang merona
Meninggalkan embun pagi
Merangkai cahaya pelangi
Menuliskan syair-syair puisi,
Puisi tentang kupunya sekeping hati
Tintanya adalah merah darah
Dari mataku yang basah
Demi mengingat-Mu untuk segenap keluh kesah

Apabila mega mewarna hitam kelam
Dan matahari tenggelam di samudera terdalam
Dengan sukacita kuminta lagi pelukan temaram
Menyentuh bintang gemintang
Meraih seluruh dunia yang hilang
Melukiskan rupa diri yang remang
Lukisan tentang kupunya setitik asa di awang
Tintanya tetap merah darah
Dari mataku yang semakin basah
Demi mengingat-Mu untuk segenap keluh kesah

16 Komentar

19 Oktober 2009 21.47

dalem banget....

19 Oktober 2009 21.49

ditunggu tulisan lainnya.

20 Oktober 2009 12.49

Wah, suara hatinya bagus banget bro.
Salam kenal dari saya ya ... sukses buat anda

22 Oktober 2009 08.00

nice word.. keren bo' bisa membuat hati bergetar...

22 Oktober 2009 22.11

Demi mengingatMu untuk segenap anugrah kehidupanku, yang membuatku tak mampu utk melaluinya tanpa rasa Syukur.

24 Oktober 2009 15.53

Dan doa yang ku cucurkan adalah gemericik kegelisahan yang meronta-ronta dalam diam.
Ah, doaku teramat panjang dan melelahkan...

Salam kenal....

30 November 2009 01.40

sob, klo pagi ku biasanya minum susu and klo malam biasanya belajar and blogging . . . .

nice post and so romantic. ..

30 November 2009 02.06

Air mata yang mempunyai pagerank tinggi dihadapan Allah!

23 Desember 2009 22.30

wah menyentuh juga
ditunggu tulisan tulisan berikutnya

24 Desember 2009 05.28

Puisi kamu keren bos..
mantappp

25 Desember 2009 06.52

Puisinya bagus..

25 Desember 2009 19.46

aduh gak mudheng.. maklum katrok am yang namanya seni..

salam,
BlogNya PNS

26 Desember 2009 05.05

kunjungan balik.
^salam kenal

ini siapa?

26 Desember 2009 07.22

Keren puisinya..
Bikin sendiri??

26 Desember 2009 18.10

puisinya indah ...

31 Desember 2009 07.55

Mantapss Boz!!!

Posting Komentar

© 2008 - 2012 | aephobia
0, 0